Poker Antik - Timnas Indonesia menelan kekalahan kedua di ajang kualifikasi jendela 3 FIBA Asia Cup 2021, Jumat malam. Indonesia kalah dari Filipina dengan skor akhir 51-76. Jika kemarin Indonesia gagal membendung akurasi tembakan jarak jauh Korea Selatan, hari ini Andakara Prastawa Dhyaksa dan kawan-kawan gagal dihajar di paint area.
Setelah kalah dari Korea Selatan, di pertandingan sebelumnya, Indonesia tampil kurang lengkap. Menurut Asisten Manajer Andy Poedjakesuma, Hardianus mengalami sedikit masalah dengan fisiknya. Jadi harus diistirahatkan di pertandingan tersebut. Tim inti Indonesia kali ini berisi Andakara Prastawa Dhyaksa, Agassi Yeshe Goantara, Abraham Damar Grahita, Juan Laurent Kokodiputra, dan Lester Prosper.
Di kuarter pertama, Filipina membuka keunggulan melalui Justine Baltazar. Lalu Indonesia baru mencetak poin setelah tiga menit pertandingan berjalan. Prastawa mencetak tripoin dan berbalik unggul 3-2. Indonesia masih memimpin jalannya laga hingga empat menit. Setelah itu, Filipina berbalik unggul hingga kuarter pertama berakhir. Filipina memimpin 15-11 di akhir kuarter pertama.
Beranjak ke kuarter kedua, Indonesia tetap tertinggal dari Filipina. Sebenarnya kedua tim tidak menampilkan permainan yang apik. Dari sisi akurasi tembakan, Filipina hanya berada di kisaran 27,9 persen, mereka memasukkan 12 dari 43 percobaan tembakan. Sebaliknya, Indonesia hanya bisa memasukkan 8 tembakan dari 27 percobaan atau dengan akurasi sebesar 29,6 persen. Rebound juga jadi masalah bagi Indonesia. Sebab Filipina unggul rebound 29-19. Indonesia hanya membuat dua offensive rebound saja. Indonesia juga melakukan 11 turnovers di first-half yang sangat merugikan. Filipina memimpin 30-22 ketika jeda turun minum.
Di kuarter ketiga, Indonesia sempat mengejar ketertinggalan 28-33 di awal, dengan tembakan gratis Agassi. Setelah itu, Agassi juga mencetak tripoin memanfaatkan assist dari Abraham. Indonesia mendekat 31-35. Filipina melaju 11-0 untuk memimpin 48-31 hingga dua menit terakhir kuarter ketiga. Indonesia menghentikan laju Filipina dengan tripoin dari Prastawa. Indonesia tertinggal 36-51 di kuarter ketiga. Kali ini Filipina bisa menambahkan 21 poin, yang menjadi catatan terbanyak mereka di laga ini.
Filipina sudah mengeluarkan empat pemain inti di kuarter keempat. Meninggalkan Justine Baltazar yang bertugas memimpin empat pemain dari lini kedua. Sampai lima menit berjalan, Filipina memimpin 66-43. Filipina lebih produktif di kuarter keempat. Mereka bisa unggul 25-15, sekaligus mengunci kemenangan atas Indonesia.
Indonesia kalah telak di paint area. Filipina unggul 40-18 untuk points in the paint. Mereka juga mengumpulkan rebound lebih banyak dibanding Indonesia dengan 58-31 rebound. Dari jumlah tersebut, Filipina bisa mengambil 26 offensive rebound, dan mencetak 23 poin dari second chance. Sementara itu, dari 17 turnover yang dilakukan Indonesia, Filipina bisa mengambil keuntungan dengan mencetak 23 poin. Di kuarter keempat, mereka unggul 25 poin, yang sulit dikejar oleh Indonesia.
Dwight Ramos bermain bagus untuk Filipina dengan mencatatkan dobel-dobel 10 poin dan 12 rebound. Kemudian, Justine Baltazar dan Kakou Ange Franck Williams Kouame masing-masing menambahkan 11 poin. Sebaliknya, dari Indonesia, Lester Prosper menjadi top skor dengan membukukan 22 poin.
Indonesia akan kembali bertanding pada hari Minggu, 20 Juni 2021. Kali ini, Indonesia akan berhadapan dengan Thailand.



