SELAMAT DATANG DI POKERANTIK. DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MINIMAL DEPOSIT 20.000

Thursday, July 15, 2021

Ego VS Cinta, Mana yang Harus Dikedepankan?


Ilustrasi, sumber foto: Freepik

Poker Antik - Dalam sebuah hubungan cinta, akan selalu ada lika-liku masalah yang harus dihadapi. Ada orang yang masih mementingkan egonya sendiri, ada juga yang selalu mengalah atas nama cinta. Tahukah kamu bahwa keduanya memiliki dampak negatif bagi kesehatan?


Menciptakan hubungan romantis yang menyenangkan dengan pasangan kamu adalah penting setiap saat. Untuk mencapai ini, kamu tidak bisa egois sepanjang waktu.


Begitu pula sebaliknya, selalu mengalah pada kebahagiaan pasangan juga tidak bisa membangun hubungan yang harmonis. Jenis gaya hubungan ini dapat memicu ketidakseimbangan dalam hubungan dan menyebabkan perpecahan.


Sikap egois akan mengikis cintamu


Keegoisan umumnya dianggap sebagai sikap yang tidak terhormat karena memiliki prinsip ingin menang untuk diri sendiri. Jika salah satu dari kamu selalu mengutamakan kebutuhan sendiri di atas pasangan, mengedepankan pandanganmu sendiri, dan tidak mau menerima pendapat pasangan tanpa alasan yang jelas, tentu hal ini berisiko mengancam kelangsungan hubungan cinta kamu.


Tak hanya itu, sikap egois membabi buta juga bisa membuat pasangan yang menghadapinya menjadi stres. Stres konstan tidak dapat diremehkan. Selain berisiko memicu kecemasan dan depresi, stres juga dapat memicu sakit kepala, gangguan pencernaan, bahkan penyakit jantung.


Jadi, apakah egoisme benar-benar tidak diperbolehkan dalam suatu hubungan? Tidak juga, terkadang sikap egois dapat dinilai secara positif jika memiliki niat baik dan ditempatkan pada kondisi yang tepat. Sikap ini biasanya dilakukan karena akan menguntungkan kamu dan pasangan.


Misalnya, ketika kamu kenyang, kamu lebih suka menonton bioskop sendirian daripada menemani pasangan kamu berbelanja. Keputusan ini mungkin terdengar egois. Namun, kamu melakukannya karena kamu butuh waktu sendiri agar mood kamu tidak semakin buruk. Memprioritaskan diri sendiri bukanlah sesuatu yang egois, kok.


Cinta Bukan Berarti Harus Selalu Menyerah


Apakah kamu selalu mengalah pada berbagai masalah hanya untuk membuat pasanganmu bahagia? Itu juga tidak baik dalam suatu hubungan. Pasalnya, dalam mencapai hubungan cinta yang sehat dan seimbang, kedua pasangan harus saling terbuka dan mau berbagi pendapat tentang masalah apa pun.


Orang yang selalu mengalah atas nama cinta seringkali merasa tertekan dan berisiko mengalami masalah kesehatan, seperti stres dan depresi. Selain merasa tertekan, tipe orang ini juga cenderung diremehkan oleh pasangannya.


Tips Menjalin Hubungan yang Sehat


Demi mencapai hubungan cinta yang sehat dan seimbang, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan bersama pasangan:


1. Jaga komunikasi


Komunikasi adalah elemen penting untuk menciptakan hubungan romantis yang sehat. Komunikasi yang dimaksud adalah menyampaikan hal-hal yang ada di dalam hati kamu dan juga mendengarkan apa yang dikatakan pasangan kamu.


Jika kamu merasa kesal, bicarakan apa yang mengganggumu. Begitu juga saat dia sedih dan bercerita, dengarkan semua keluhannya dan pahami perasaannya.


2. Saling mawas diri


Seringkali seseorang tidak menyadari kekurangannya karena merasa telah diterima oleh pasangannya. Padahal, setiap pelaku hubungan harus selalu introspeksi dan saling mengoreksi kekurangan masing-masing. Bisnis ini juga bisa dibantu dengan komunikasi yang baik, lho.


3. Meluangkan waktu untuk hubungan


Cobalah untuk menghabiskan waktu bersama pasangan kamu. kamu bisa pergi ke tempat wisata atau makan malam bersama. Hal ini sangat penting karena menghabiskan waktu bersama dipercaya dapat memperkuat ikatan emosional dan mengobarkan kembali cinta dalam suatu hubungan.


Hubungan yang tidak sehat dapat berdampak pada kesehatan setiap orang yang menjalaninya. Alih-alih membawa kebahagiaan, hubungan semacam ini membawa lebih banyak masalah dalam hidup. Padahal, ada banyak hal yang bisa diperbaiki untuk membawa kamu dan pasangan menuju hubungan cinta yang sehat dan seimbang.