SELAMAT DATANG DI POKERANTIK. DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MINIMAL DEPOSIT 20.000

Wednesday, April 14, 2021

Inilah Makanan yang Dimakan Nabi saat Sahur dan Buka Puasa

 

Ilustrasi, sumber foto: Istimewa


Bulan Ramadhan yang dinantikan oleh mayoritas umat Islam di seluruh dunia telah tiba. Ini adalah momen dimana umat Islam didorong untuk bersaing dalam kebaikan. Salah satunya dengan berpuasa.


Momen paling khas selama Ramadhan adalah waktu sahur dan buka puasa. Sahur adalah saat umat Islam dianjurkan makan dan minum sebagai bekal puasa. Sementara itu, buka puasa juga dikenal sebagai buka puasa, yaitu waktu makan dan minum untuk mengakhiri ibadah.


Untuk meningkatkan pahala dan kekhusyukan, umat Islam diimbau untuk mengikuti kebiasaan Nabi Muhammad SAW. Dia memiliki pola makan sehat untuk sahur dan buka puasa. Berikut penjelasan tentang apa saja yang dikonsumsi Rasulullah SAW saat menjalankan puasa Ramadhan!


1. Kurma adalah makanan favorit Nabi Muhammad saat subuh


Sahur merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Menurut salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Nabi memiliki kebiasaan memakan kurma saat sahur.


Kurma adalah pilihan makanan yang tepat untuk sahur. Mengutip Health, buah ini mengandung cukup banyak kalori, serat, dan karbohidrat untuk memberi energi pada tubuh. Kita akan merasa kenyang lebih lama saat mengkonsumsinya karena kurma merupakan sumber karbohidrat kompleks.


Selain itu, kurma juga kaya akan berbagai nutrisi lain, seperti antioksidan, vitamin B, C, dan K, kalsium, zat besi, dan lain sebagainya. Makan kurma saat Ramadhan juga bisa membantu kamu menjaga berat badan, lo! Ini karena kurma kaya serat, tetapi tidak mengandung pemanis tambahan.


2. Jangan lupa banyak minum air putih saat sahur


Selain makan kurma, Nabi Muhammad SAW juga banyak minum air saat sahur. Dia menasehati kita untuk setidaknya minum air jika kita tidak terbiasa bangun sebelum fajar untuk makan.


Kebiasaan ini penting dilakukan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi saat berpuasa. kamu bisa menerapkan pola 2-4-2, yaitu minum air putih minimal dua gelas saat buka puasa, empat gelas setelah tarawih, dan dua gelas setelah sahur. Dengan begitu, kebutuhan tubuh akan 2 liter air akan tercukupi meski tidak diminum di tengah hari.


3. Nabi Muhammad SAW biasa makan kurma untuk berbuka puasa


Kurma bisa dibilang makanan yang harus ada di meja Nabi Muhammad SAW. Hadits yang diriwayatkan Abu Daud menyebutkan bahwa Nabi selalu mengakhiri puasanya dengan kurma segar. Jika tidak ada, dia akan mengambil kurma kering. Lalu jika keduanya tidak ada, maka dia minum air putih. Setelah itu, nabi akan shalat Maghrib.


Ini membuktikan bahwa kurma sangat penting dalam puasa Nabi Muhammad SAW. Jika dilihat dari segi kesehatan, buah asal Timur Tengah ini sangat bagus untuk berbuka puasa karena beberapa alasan.


Mengutip laman The Spruce Eats, alasan pertama adalah kurma mudah dicerna makanan. Tubuh dapat mengubahnya menjadi energi dengan cepat. Selain itu, mengkonsumsi kurma setelah berpuasa seharian juga dapat mengembalikan gula darah kembali normal.


Alasan kedua, kurma merupakan buah yang banyak mengandung serat. Mengkonsumsinya akan mencegah kamu makan berlebihan saat berbuka puasa. Dengan begitu, berat badan kamu tetap terjaga dan kamu tidak mudah sakit.


4. Variasi makanan lain yang sering dikonsumsi Nabi Muhammad SAW untuk berbuka puasa


Setelah berbuka puasa dengan kurma dan melaksanakan shalat Maghrib. Nabi Muhammad SAW akan makan kembali untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Dia tidak pernah memilih makanan dan selalu makan apa yang ada. Namun, berikut beberapa jenis makanan yang sering ia konsumsi:


  • Buah-buahan seperti delima, buah ara, zaitun, anggur, dan melon;

  • Aneka sayuran seperti labu kuning, zucchini, bit, mentimun, dan lain-lain;

  • Daging domba;

  • Madu;

  • Susu;

  • Gila.


Makanan di atas mengandung berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun perlu dicatat bahwa Nabi Muhammad (SAW) jarang makan daging. Ia lebih menyukai makanan yang terbuat dari tumbuhan.


Kebiasaan makan terlalu banyak daging sangat tidak dianjurkan. Dilansir Mayo Clinic, berbagai penelitian membuktikan bahwa makan terlalu banyak daging dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, dan berbagai penyakit lainnya.


5. Ingat, jangan makan berlebihan saat berbuka puasa!


Terakhir, Nabi Muhammad SAW berpesan agar kita tidak makan berlebihan, apalagi saat berbuka puasa. Menurut sebuah hadits, perut harus dibagi menjadi sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum, dan sepertiga untuk udara.


Selain menambah berat badan, makan berlebihan bisa menimbulkan berbagai efek buruk bagi kesehatan. Berikut ini termasuk:


  • Meningkatkan kadar lemak dalam tubuh;

  • Meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan stroke;

  • Membuat otak menua lebih cepat;

  • Menghambat kerja sistem pencernaan yang mengakibatkan perut kembung;

  • Memperlambat metabolisme tubuh.


Demikian kebiasaan makan dan apa yang dikonsumsi Nabi Muhammad SAW untuk sahur dan berbuka puasa. Kebiasaan ini sangat mudah ditiru dan akan membuat tubuh lebih sehat. Semoga beruntung ya!

Situs Poker Online | Domino QQ | Agen Judi Poker Online | Poker Antik