SELAMAT DATANG DI POKERANTIK. DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MINIMAL DEPOSIT 20.000

Saturday, August 21, 2021

Giannis Antetokounmpo Dan Bucks Punya Peluang Besar Untuk Juarai Liga Musim Ini

 

Sumber : Getty Images/Elsa


Poker Antik - Milwaukee Bucks tampak perkasa di babak Final Wilayah Timur kali ini. Berbicara soal peluang juara untuk Giannis Antetokounmpo, maka saat ini menjadi kesempatan emas untuk mewujudkan target tersebut.


Menurut catatan Statmuse, Giannis menjadi pemain yang mencetak 30+ poin dan 10+ rebound lebih dari 10 kali dalam satu edisi playoff sejak tahun 1963. Tiga pemain yang pernah melakukannya adalah Shaquille O'Neal, Hakeem Olajuwon, dan Kareem Abdul-Jabbar. Data lainnya menyebutkan jika Giannis menyamai rekor O'Neal karena mencetak 50+ poin dari paint area dalam dua pertandingan playoff berturut-turut.

 

Sementara itu, DJ Siddiqi dari Forbes berpendapat bahwa Giannis bersama Bucks akan mampu melawati babak Final Wilayah Timur. Sebab, meski Atlanta Hawks memiliki Trae Young, tapi mereka tidak memiliki pemain yang bisa menghentikan laju Giannis. John Collins dan Clint Capela sama sekali tidak memperlambat laju "The Greek Freak". Lantaran, dalam enam pertandingan berturut-turut, sebelum pertandingan ketiga hari ini, Giannis sudah mencetak rata-rata 30 poin dan 10 rebound per pertandingan. Bahkan Giannis masih bisa mencetak 33 poin, saat dia bermasalah dengan tembakan gratis di pertandingan ketiga karena konsentrasinya diganggu penonton.


Kembali lagi soal peluang juara. Giannis Antetokounmpo memiliki dukungan yang luar biasa musim ini. Khris Middleton dan Jrue Holiday sedang dalam performa terbaik mereka. Ditambah lagi dengan Bobby Portis dan Brook Lopez yang membantunya. Perjalanan Bucks di babak Playoff NBA 2021 juga luar biasa. Mereka menyingkirkan finalis NBA musim lalu, Miami Heat dengan kemenangan mutlak (4-0). Kemudian, mengubur mimpi manis Brooklyn Nets dengan keunggulan 4-3. Bucks sukses membuat prediksi pengamat bahwa Nets yang akan jadi juara musim ini tidak terwujud. Bucks sama sekali tak gentar menghadapi trio Kevin Durant, Kyrie Irving, dan James Harden. Bucks saat ini tinggal mengalahkan Hawks untuk melaju ke babak Final NBA pertama kali sejak tahun 1974 silam.


Apabila mereka sampai di Final NBA pun, maka lawan yang dihadapi bukan tim dengan pertahanan terbaik. Khususnya dalam menghambat Giannis Antetokounmpo. Los Angeles Lakers yang punya Anthony Davis tersingkir di putaran pertama. Karena mereka tidak memiliki cukup amunisi setelah LeBron James dan Anthony Davis dirundung dengan cederanya masing-masing. Kemudian, Utah Jazz yang punya Rudy Gobert sebagai Defensive Player of The Year disingkirkan oleh LA Clippers.


Kalau Giannis dan Bucks bisa tampil di Final NBA, menurut DJ Sidiqi, lawan yang paling berat adalah Phoenix Suns. Mereka memiliki Jae Crowder dan DeAndre Ayton yang bisa jadi penghalang laju Giannis. Sementara jika LA Clippers yang maju ke babak Final NBA, maka Bucks akan lebih mudah lagi untuk menumbangkan mereka.


Di sisi lain, Giannis punya ambisi pribadi yang belum bisa diwujudkan. Perjalanan untuk mendapatkan gelar juara pertamanya di NBA selalu berakhir mengecewakan. Pada tahun 2019 lalu misalnya, Giannis mendapatkan gelar MVP liga dan membawa Bucks tampil perkasa di playoff. Tapi mereka kalah 2-4 dari Toronto Raptors di babak Final Wilayah Timur. Saat itu, Raptors menjadi juara NBA dengan Kawhi Leonard sebagai bintang utamanya.

 

Kemudian pada tahun 2020, Bucks yang jadi unggulan pertama di playoff kalah 1-4 dari Miami Heat di babak Semifinal Wilayah Timur. Heat saat itu melaju ke Final NBA, tapi akhirnya kalah dari Los Angeles Lakers.


Melihat semangat Giannis dan rekan-rekannya di Bucks, maka tahun ini mereka memiliki peluang besar  untuk menjuarai NBA. Prediksi tersebut juga berdasarkan situasi kontrak di Bucks. Kalau Giannis, jelas dia tidak akan pindah kalau tidak minta dilibatkan dalam perdagangan. Itu salah satu klausul dalam kontrak senilai USD 228,2 juta selama lima musim sejak 2020-2021 yang ditandatangani awal musim lalu. Tapi bukan soal Giannis saja, jika Bucks gagal menjuarai NBA, musim depan rekan-rekannya bakal pindah. Termasuk kepala pelatih Mike Budenholzer yang diberi kesempatan satu musim ini. Kalau gagal, dia juga didepak dari Bucks.