SELAMAT DATANG DI POKERANTIK. DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MINIMAL DEPOSIT 20.000

Saturday, April 3, 2021

Mantan Gelandang Inter Milan, Fredy Guarin, Diseret Oleh Polisi Karena Menyerang Orang Tuanya

 

Fredy Guarin mantan pemain Inter Milan yang saat ini harus berurusan dengan pihak kepolisian terkait pertikainnya dengan ayahnya Sumber foto: archyde.com 



Mantan pemain yang berposisi gelandang di klub Inter Milan, Fredy Guarin, tengah mengalami kasus hingga akhirnya ia diseret oleh pihak kepolisian dikarenakan telah  menyerang orang tuanya. Noda darah bahkan masih ada menempel di sekitar pakaian pria asal Kolombia itu.


Guarin yang saat ini berstatus pemain dari Millonarios. Pesepakbola berusia 34 tahun itu belum lama ini tengah meminta libur karena ada masalah pribadi.


Hal itu langsung merujuk kepada pertikaian dirinya di lingkaran keluarganya. Menurut surat kabar El Pais yang ada di Kolombia, pihak keluarga juga telah menelepon polisi dan menuduh Guarin tengah menyerang ayahnya sendiri.


Video yang telah dirilis oleh BluRadio Kolombia menunjukkan bahwa Guarin memanag sedang tampak dalam keadaan mabuk. Dia kemudian jatuh ke tanah saat ditarik keluar dari rumahnya oleh pihak polisi, dengan masih ada noda darah yang menempel di celana jeansnya.


Video lain kemudian juga muncul, yang memperlihatkan Guarin di tengah area luar rumah sakit. Polisi dan staf rumah sakit secara berusaha dengan keras untuk mengangkat Guarin dan kembali mengikatnya ke brankar.


Dikutip dari Marca, yang merupakan laporan jurnalis Guillermo Arango, Millonarios akan sepenuhnya untuk mendukung pemain tersebut dan akan memberikan bantuan apapun yang ia butuhkan saat ini.


Sementara itu, kepada kepala kepolisian mengungkapkan bahwa Guarin saat ini masih berada di bawah pengaruh sejumlah zat saat ia ditangkap di rumahnya.


"Dia bahkan secara fisik telah menyerang orang tuanya, kemudian juga diminta untuk dibawa pergi oleh pihak polisi," kata pihak kepolisian.


Guarin yang saat itu bermain untuk Boca Juniors pada tahun 2005/06, kemudian akhirnya ia pindah ke Eropa untuk bergabung dengan Saint-Etienne. Dua tahun kemudian dia juga pindah ke Porto dan berlanjut ke Inter, sebelum akhirnya dia bergabung dengan Shanghai Shenhua.


Dia kembali ke tanah Amerika Selatan dengan bermain untuk klub Brasil Vasco da Gama. Tahun ini dia yang berkostum Millonarios yang akan segera dia tinggalkannya.

Situs Poker Online | Domino QQ | Agen Judi Poker Online | Poker Antik