Mauricio Pochettino manajer PSG yang beranggapan bahwa ini bukan partai balas dendam. Sumber foto: goal.com
Paris Saint-Germain yang masih punya kans untuk membalas kekalahan dari wakil Bundesliga Bayern Munich di partai final Liga Champions musim lalu. Tapi pertemuan kali ini memang bukan ajang soal balas dendam.
PSG yang akan bertandang ke stadion Allianz Arena, pada hari Kamis (8/4/2021) dini hari WIB pada leg pertama babak perempatfinal Liga Champions. Leg kedua yang juga gantian akan digelar di kandang PSG di Parc des Princes, pada hari Rabu (14/4) pekan depan, untuk memastikan siapa yang berhak lolos ke babak semifinal.
Pertemuan dengan Bayern Munchen di babak perempatfinal dinilai juga masih menjadi kesempatan PSG untuk membalas kekalahan di partai final musim lalu. Les Parisiens yang saat itu kalah 0-1 pada laga puncak yang terjadi di Estadio Da Luz, yang sekaligus mengubur mimpi mereka untuk berhasil memenangi titel pertama mereka di ajang Liga Champions.
Namun Pelatih PSG sendiri Mauricio Pochettino yang percaya bahwa partai final musim lalu tak semestinya akan dijadikan konteks pertemuan kali ini. Selain karena PSG yang sedang tengah membangun era baru bersamanya untuk terus mencatatkan sejarah klub ini, duel kali ini yang akan berlangsung dalam dua kali, pertemuan yang bisa saja mengubah pertaruhan untuk kedua klub ini.
Tapi Bayern Munich tetaplah lawan tangguh yang masih sama dari musim ke musim.
"Final waktu itu bukanlah sebuah tolok ukur buat kami saat ini. Saya bahkan tidak ada di sana dengan staf saya, kami saat itu hanya sebagai penonton," ungkapnya dikutip Sky Sports.
"Terlebih lagi, pertandingan ini akan dimainkan dalam dua leg, konteksnya jelas akan berbeda. Balas dendam memang ada di olahraga, tapi buat kami ini lebih menyerupai tantangan untuk mengalahkan tim yang sekuat Bayern Munchen, mungkin yang terbaik di dunia saat ini."
"Itu adalah sumber motivasi," sambung pelatih Mauricio Pochettino.
Situs Poker Online | Domino QQ | Agen Judi Poker Online | Poker Antik



