SELAMAT DATANG DI POKERANTIK. DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MINIMAL DEPOSIT 20.000

Saturday, March 13, 2021

Arema FC Tetap Waspada Meskipun Berada di Grup A

 

Arema FC yang akan tetap waspada dengan tim grup A di ajang Piala Menpora. Sumber foto: suara.com


Arema FC kini berada di grup A dalam ajang turnamen pramusim Piala Menpora 2021. Singo Edan yang kini berada di satu grup bersama Tira Persikabo, Barito Putera dan PSIS Semarang. Grup A rencananya akan  dimainkan di Stadion Manahan, Solo. 


Sebenarnya, masih ada satu tim peserta lagi yang berada Grup A. Namun, Persipura Jayapura memilih untuk mengundurkan diri ajang saat ini.


Media Officer Arema FC, Sudarmaji enggan menganggap sebelah mata klub yang  bersaing di grup A. Menurutnya, tidak akan ada istilah grup neraka dan grup ringan. Sebab, semua kontestan Piala Menpora seluruhnya memiliki kualitas yang merata, apalagi saat ini semua tim juga merasakan latihan yang mepet di karenakan banyak klub-klub Indonesia yang juga berdampak efek karena pandemi menjadikan mereka juga tidak bisa latihan.


Kami rasa semua tim memiliki persiapan yang sama. Secara kekuatan juga tidak akan jauh berbeda baik di grup ini maupun di grup yang lain," kata Sudarmaji, Kamis, 11 Maret 2021. 


Sudarmaji mengatakan, bahwa Piala Menpora bukan hanya soal persaingan meraih prestasi. Tetapi juga menjadi titik awal kebangkitan sepak bola nasional setelah satu tahun tanpa kompetisi akibat pandemi COVID-19.


"Terlepas dari itu semua kami juga masih memiliki semangat yang sama. Yakni untuk membawa sepakbola Indonesia bangkit,” ujar Sudarmaji.


Malang yang sebenarnya menjadi tuan rumah dalam ajang Piala Menpora. Tetapi, karena ada kesepakatan bersama untuk mencegah kemungkinan adanya suporter yang nekat untuk datang ke stadion. Arema FC harus bermain di luar kota Malang dan ditempatkan di grup A di Solo. 


Di ajang Piala Menpora 2021, Arema FC masih bisa mengandalkan mayoritas pemain musim lalu dengan syarat pengalaman. Seperti ada Teguh Amirudin, Dendi Santoso dan Johan Alfarizi. Ditambah dengan lima pemain Timnas Indonesia, yakni Kushedya Hari Yudo, M Rafli, Hanief Sjahbandi, Febri Eka dan Bagas Adi Nugroho. 


“Hal terpenting lainnya adalah dengan memberikan hiburan kepada masyarakat. Kita juga tahu ini masih masa (pandemi) secara psikis memang pasti berpengaruh, tapi sepak bola semoga segera muncul sebagai obatnya” tutur Sudarmaji.

Situs Poker Online | Domino QQ | Agen Judi Poker Online | Poker Antik